Dashboard

Produksi dan Nilai Produksi Perikanan Budidaya dan Jenis Budidaya

SDSN : -

Deskripsi Dataset

Dataset ini dihasilkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan yang dirilis dalam periode Tahunan. Dataset ini berisi Jumlah hasil panen komoditas budidaya perikanan dalam periode tertentu yang dinyatakan dalam kilogram atau ton,Nilai ekonomi hasil panen budidaya yang dihitung berdasarkan volume produksi dan harga rata-rata komoditas dan Klasifikasi kegiatan budidaya berdasarkan sistem atau media pemeliharaannya, seperti kolam, tambak, keramba, atau metode lainnya

Metadata yang ada dalam dataset ini :

Topik Kelautan dan Perikanan
Kontributor Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan
Kontak Kontributor - / -
Jadwal Rilis Tahunan
Tingkat Penyajian Dataset Kecamatan
Satuan Dataset Ton
Dimensi Dataset -
Jenis Data Sektoral
Dataset Dibuat 19 November 2025
Dataset Diperbarui 06 Maret 2026

Variabel yang ada dalam dataset ini :

No. Variabel Definisi
1. Jaring Apung Laut arana pemeliharaan atau budidaya ikan yang terdiri dari jaring kantong yang digantungkan pada kerangka terapung di permukaan air laut
2. Jaring Apung Tawar sarana budidaya ikan berbentuk kantong jaring yang diapungkan di badan air tawar seperti danau, waduk, atau sungai besar
3. Jaring Tancap Tawar sarana budidaya ikan berupa kantong jaring persegi yang dipasang pada kerangka kayu atau bambu yang ditancapkan langsung ke dasar perairan tawar yang dangkal
4. Karamba wadah budidaya ikan berupa kandang yang terbuat dari jaring, bilah bambu, atau kayu yang memungkinkan air bersirkulasi secara bebas di dalamny
5. Kolam Air Deras wadah budidaya ikan berupa kandang yang terbuat dari jaring, bilah bambu, atau kayu yang memungkinkan air bersirkulasi secara bebas di dalamny
6. Kolam Air Tenang wadah budidaya ikan yang menampung air dalam kondisi diam atau hanya memiliki aliran yang sangat lambat
7. Minapadi Sawah sistem pertanian terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman padi secara bersamaan di lahan sawah yang sama
8. Tambak Itensif sistem budidaya perikanan (umumnya udang atau ikan) yang menggunakan teknologi tinggi, manajemen yang ketat, dan padat tebar tinggi untuk memaksimalkan hasil produksi dalam lahan yang terbatas
9. Tambak Sederhana sistem budidaya yang sangat bergantung pada siklus alam dengan intervensi teknologi yang minima
10. Tambak Semi Intensif sistem budidaya perikanan yang berada di antara sistem tradisional dan intensif
11. Total Produksi total volume hasil panen ikan, udang, atau biota perairan lainnya yang diperoleh melalui berbagai sistem, metode, atau wadah pemeliharaan dalam periode waktu tertentu
API Service

Klik Tombol Dibawah ini untuk mengunduh dataset

Data

No. Area Periode Jaring Apung Laut Jaring Apung Tawar Jaring Tancap Tawar Karamba Kolam Air Deras Kolam Air Tenang Minapadi Sawah Tambak Itensif Tambak Sederhana Tambak Semi Intensif Total Produksi
1. Ajung 2025 0 0 0 0 720,99 19.725,01 0 0 0 0 20.446
2. Ambulu 2025 0 0 0 0 2.001,55 151.246,61 0 54.074,29 0 0 207.322,46
3. Arjasa 2025 0 0 0 0 215,22 3.594,19 0 0 0 0 3.809,41
4. Balung 2025 0 0 0 0 215,22 92.889,41 172,17 0 0 0 93.276,81
5. Bangsalsari 2025 0 0 0 0 538,05 973.649,37 0 0 0 0 974.187,43
6. Gumukmas 2025 0 0 0 0 3.680,28 1.549.936,08 0 1.594.357,71 0 24.212,37 3.172.186,45
7. Jelbuk 2025 0 0 0 0 548,81 3.712,56 0 0 0 0 4.261,37
8. Jenggawah 2025 0 0 0 0 225,98 12.967,06 0 0 0 0 13.193,05
9. Jombang 2025 0 0 0 0 269,02 1.505.740,44 0 0 0 0 1.506.009,47
10. Kalisat 2025 0 0 0 0 2.690,26 10.943,99 2.087,64 0 0 0 15.721,89
11. Kaliwates 2025 0 0 0 0 548,81 12.063,14 0 0 0 0 12.611,95
12. Kencong 2025 0 0 0 0 4.046,15 1.432.016,40 0 0 0 0 1.436.062,61
13. Ledokombo 2025 0 0 0 0 2.313,63 6.994,68 1.345,13 0 0 0 10.653,44
14. Mayang 2025 0 0 0 0 538,05 65.330,35 398,15 0 0 0 66.266,56
15. Mumbulsari 2025 0 0 0 0 312,07 122.094,91 0 0 0 0 122.406,98
16. Pakusari 2025 0 0 0 0 290,55 3.820,17 0 0 0 0 4.110,72
17. Panti 2025 0 0 0 0 53,81 49.769,87 807,07 0 0 0 50.630,75
18. Patrang 2025 0 0 0 0 581,10 7.855,56 0 0 0 0 8.436,66
19. Puger 2025 0 0 0 0 2.066,12 1.643.223,66 0 108.094,78 0 0 1.753.384,57
20. Rambipuji 2025 0 0 0 0 53,81 40.407,75 990,02 0 0 0 41.451,57
21. Semboro 2025 0 0 0 0 118,37 2.303.532,68 0 0 0 0 2.303.651,05
22. Silo 2025 0 0 0 0 2.227,53 4.422,79 645,66 0 0 0 7.295,99
23. Sukorambi 2025 0 0 0 0 484,25 5.186,82 0 0 0 0 5.671,08
24. Sukowono 2025 0 0 0 0 559,57 2.518,08 0 0 0 0 3.077,66
25. Sumberbaru 2025 0 0 0 0 2.281,34 725.607,09 0 0 0 0 727.888,43
26. Sumberjambe 2025 0 0 0 0 731,75 4.756,38 656,42 0 0 0 6.144,50
27. Sumbersari 2025 0 0 0 0 172,18 9.953,97 0 0 0 0 10.126,15
28. Tanggul 2025 0 0 0 0 161,42 1.274.646,81 0 0 0 0 1.274.808,22
29. Tempurejo 2025 0 0 0 0 1.312,85 93.029,30 0 0 0 0 94.342,15
30. Umbulsari 2025 0 0 0 0 279,79 2.222.211,40 0 0 0 0 2.222.491,18
31. Wuluhan 2025 0 0 0 0 645,66 238.142,11 0 0 0 0 238.787,78